REJEKI SUDAH DIATUR OLEH ALLAH


Dalam suatu pertemuan, seorang teman menceritakan ada seorang pembantu menemukan 1 map dokumen di halte bis dan dibawa pulang diserahkan kepada majikannya. Sang majikan, membuka dan ternyata ada cek senilai 2.7 milyar di situ. Karena majikan ini juga orang jujur, maka menyerahkan berkas tersebut ke salah seorang polisi. Polisi tsb bertanya, adakah no telp yang bisa dihubungi di dalam dokumen tsb, si ibu menjawab ada di dalam berkas tsb. Polisi tersebut berkata jangan kasih tau siapa-siapa ya.

 

Cerita masih berlanjut, si polisi ini kemudian menghubungi no telp yang ada di sana dan dijawab bahwa dokumen tersebut tolong dikirim ke Surabaya. Di sinilah keanehan bermula, mengapa harus dikirim dan bukannya diambil. Polisi ini kemudian berkata,”kami tidak punya biaya untuk ke Surabaya.” Lokasi ditemukannya dokumen tsb adalah di Jakarta. Suara di seberang mengatakan, “Kami akan kirimkan uang untuk biaya ke Surabaya.” Si polisi teringat si ibu yang menyerahkan dokumen tsb padanya dan berkata, “Tidak mungkin hanya 1 orang yg ke Surabaya.” Suara di seberang mengatakan, “Mau berapa orang pun akan kami bayari.” Nahhh ini keanehan ke dua. Si polisi yg serakah ini masih lanjut bertanya, “Kami akan dapat apa dengan bawa dokumen dan cek ini ke Surabaya.” dan di jawab, “Kamu akan dapat 80 juta. Kami akan transfer biaya tiket, berapa no rek anda?”

 

Setelah no rek disebutkan maka orang tsb meminta polisi itu untuk ke ATM dan mengecek uang tiket yg mereka kirim sudah masuk atau belum. Si polisi tsb dgn lugunya juga langsung ke ATM dan mengecek saldonya belum bertambah, kemudian dia menelepon kembali orang tsb dan mengatakan klo belum sampai. Orang di seberang meminta polisi tersebut mengecek lagi. Hal ini terjadi berkali-kali dan si polisi ini krn saking serakahnya mengingat uang 80 juta yg bakal dia terima jadi tertutup akal sehatnya. Setelah kali ke 4, suaran diseberang bertanya, “Berapa sih no PIN nya?” Nahhhhh ini dia. Krn serakah itu tadi, si polisi menyebutkan no PIN nya dan suara di seberang mengatakan silakan di cek sekali lagi. Pada saat mengecek dan menyadari saldonya sudah Rp 0,- , polisi tersebut baru sadar bahwa dia telah ditipu, tapi terlambat krn uang tabungannya sebesar Rp 21 juta sudah ludes disikat penipu tersebut.

 

Setelah sampai di rumah, kemudian saya searching gambar cek di internet dan ketemu gambar cek dengan nominal sama persis seperti yang disebutkan teman tadi dengan kisah yang mirip juga cuma kali ini yang menemukan sopir dan majikannya pintar sehingga tidak sampai tertipu. Cek tsb lebih tipis dari cek asli krn hasil scanner dan dokumen-dokumen yang dilampirkan juga hanya hasil scanner saja.

 

Moral cerita yang saya dapat dari kisah di atas adalah, walau maksud kita baik ingin menolong orang, kita juga harus tetap hati-hati. Jangan sampai maksud baik malah berbuah mencelakakan diri sendiri. Si ibu majikan tadi sudah benar, dia tidak serakah dan menyerahkan seluruh dokumen tersebut kepada polisi tanpa mengharap apa pun. Si polisi krn keserakahannya malah tertipu. Oleh karena itu, janganlah serakah dengan menginginkan apa yang bukan milikmu. Rejeki sudah diatur oleh Tuhan.

 

By Yunita

About these ads
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: